Ya, saya disini

Teaching about Biography of Rasulullah (Apostl...

Amal Sholeh, mengharap Rahmat Allah S.W.T.

Assalamu alaikum Wr. Wb.

Semoga smua sobat dalam keadaan baik, maka marilah kita syukuri smua itu, dan jangan lupa mari kita bersholawat kepada Nabi kita tercinta Syadina Muhammad S.A.W. dengan demikian rasa syukur dan segala doa, dan hajat kita kepada Allah S.W.T.

Allah in stone in Rohtas Fort, District Jhelum...

Allah swt. yang penuh Rahmat

akan tersampaikan.

Ya..Saya ada disini, dimana ?, di blog yang baru saya bangun ini, sesuai dengan keinginan hati untuk mendapatkan wadah dari rasa haus ini, rasa haus untuk mencari, berbagi, merenung dan tentunya menulisnya.

Dengan blog ini, saya ingin slalu mengajak, khususnya diri saya sendiri untuk slalu berusaha memperbaiki amalan kita kepada Allah S.W.T.  dan terus giat menyempurnakannya. Baru setelah itu  kita sama-sama bergantung kepada-Nya, terus memohon Rahmat dan karunia-Nya.

Janganlah kita bergantung atas amal ibadah kita, karena berkat Rahmat Allah S.W.T. sajalah kita akan berbahagia dunia akhirat. Amal ibadah adalah kewajiban sebagai seorang hamba, smua pahala, karunia, Rahmat, Taufik dan Hidayah adalah Allah Jalla Jalaluh punya kuasa.

Semua Ambiya, ulama salaf sholeh serta orang-orang yang mengikutinya berjalan atas dasar itu.

Rasulallah S.A.W. telah bersabda :

” Tidak seorangpun dapat masuk sorga dengan amalanya”, kemudian para sahabat bertanya, ” Demikian juga engkau, ya Rasulallah ? “, beliau bersabda ” begitu juga aku, melainkan jika Allah S.W.T memasukan aku didalam Rahmat-Nya.”

Rasulallah S.A.w. yang mulia demikian adanya, beliau pernah merakan tumit sakit karena bengkak disebakan terlalu banyak melakukan sholat di waktumalam, untuk mengharapkan Rahmat Allah S.W.T.

Lalu bagaimana halnya orang yang rajin melalukan amal sholeh, lalu ia bergantung dengan amalannya itu ?, yang demikian adalah orang tersebut dikatakan Ujub, bermegah atas dirinya, amat berani pada Tuhanya, Allah Jalla Jalaluh. kita berlindung wahai sobat dari watak yang buruk dan kebodhan ini.

Orang yang bermegah macam ini, satu waktu pasti akan mendapat ujian dari-Nya, sampai dia sadar bahwa smua amal itu tidak berlaku, melainkan semua atas Rahmat dan karunia-Nya.

Firman Allah S.W.T. dalam Al-Qran Al Karim :

“ Sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. dan Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui.  “

(024. An Nuur, 21 )

Dengan demikian ada dua hal yang harus kita perhatikan, pertama : mari kita perbaiki amal kita, kedua : Slalu bergantung kepada Allah ta’ala, dan menyingkir apa-apa selain-Nya.

Berkata Syech Muhiyidin Abdul Qodir  Jailani : ” Denganmu kita tidak bisa  sampai, sedang kami sangat berhajat kepadamu “. maksudnya, kita tidak dapat sampai kemanapun dengan amalan kita tanpa Rahmat-Nya, sedang kita wajib bermbuat amal sholeh, karena itu perintah Allah Ta’ala.

Iklan

About mzaistiqomah

berusaha Istiqomah

Posted on September 13, 2011, in Renungan and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: